Rakor Pengendalian Inflasi Kabupaten Kaur: Menjaga Stabilitas Harga di Tengah Tren Nasional
Rakor Pengendalian Inflasi Kabupaten Kaur: Menjaga Stabilitas Harga di Tengah Tren Nasional
Media Center Kaur | Kabupaten Kaur, Bengkulu – Pemerintah Kabupaten Kaur mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi tahun 2025 melalui Zoom Meeting pada Senin, 23 Juni 2025. Rakor yang bertempat di Lantai II Setda Kabupaten Kaur ini dihadiri oleh Tim TPID Kabupaten Kaur dan dibuka langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian. Kegiatan ini merupakan bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga barang dan jasa di wilayahnya.
Rakor tersebut membahas tinjauan inflasi dan indeks perkembangan harga minggu ke-3 Juni 2025, yang disampaikan oleh Pudji Ismartini, Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik. Data yang dipaparkan menunjukkan inflasi year-to-date (y-to-d) Mei 2025 sebesar 1,19%, lebih tinggi dibandingkan periode yang sama pada tahun-tahun sebelumnya, kecuali tahun 2022. Inflasi y-to-d ini didominasi oleh kelompok pengeluaran makanan, minuman, dan tembakau.
Dalam lima tahun terakhir, inflasi pertengahan tahun (Juni, y-to-d) terutama disumbang oleh komponen harga bergejolak, dengan beras sebagai komoditas penyumbang utama. Pada Mei 2025, komponen inti menyumbang inflasi terbesar (0,76%), diikuti oleh komponen harga bergejolak (0,23%). Komoditas penyumbang inflasi y-to-d Mei 2025 meliputi emas perhiasan, tarif air minum PAM, beras, cabai merah, minyak goreng, dan kopi bubuk.
Sementara itu, komoditas dengan andil inflasi tertinggi dan muncul sebagai penyumbang inflasi bulanan lebih dari satu kali dalam lima bulan pertama 2025 adalah emas perhiasan, beras, cabai merah, kopi bubuk, dan kelapa. Sebagian besar komoditas ini termasuk dalam komponen inti. Di sisi lain, daging ayam ras, telur ayam ras, dan angkutan udara menjadi komoditas dengan andil deflasi terdalam. Komoditas penyumbang deflasi ini didominasi oleh komponen bergejolak dan harga yang diatur pemerintah.
Data dari Survei Pengadaan dan Perkembangan Harga (SP2KP) per 21 Juni 2025 menunjukkan bahwa dari 493 kabupaten/kota yang diamati, sebanyak 440 kabupaten/kota memiliki harga minyakita di atas Rp15.700/liter. Di Pulau Jawa, terdapat 104 kabupaten/kota dengan harga minyakita di atas angka tersebut, sementara di luar Pulau Jawa terdapat 336 kabupaten/kota.
Kondisi harga telur ayam ras juga menjadi perhatian. Secara nasional, rata-rata harga telur ayam ras pada minggu ke-3 Juni 2025 berada di atas Harga Acuan Penjualan (HAP). Secara umum, harga telur ayam ras hingga minggu ke-3 Juni 2025 naik 0,07% dibandingkan Mei 2025.
Rakor Pengendalian Inflasi ini menjadi forum penting bagi Pemerintah Kabupaten Kaur untuk berkoordinasi dan merumuskan strategi dalam mengendalikan inflasi di daerah. Informasi dan data yang diperoleh dari Rakor tingkat nasional ini akan menjadi acuan dalam mengambil langkah-langkah tepat untuk menjaga stabilitas harga dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kaur.
Keikutsertaan aktif Kabupaten Kaur dalam Rakor Pengendalian Inflasi menunjukkan komitmen yang kuat dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah dan memastikan ketersediaan barang kebutuhan pokok bagi masyarakat dengan harga yang terjangkau. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah pusat dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah dinamika perekonomian global.
MrZan

-Photoroom.png)






Facebook Comments